Pentingnya pengembangan karyawan dalam organisasi dengan fokus pada tahap-tahap pengembangan, peran HR dalam proses ini, tujuan pengembangan karyawan, manfaat, tantangan, dan adaptasi terhadap perubahan dalam psikologi industri dan organosasi.

Intervensi teknostruktural, juga dikenal sebagai restrukturisasi. Intervensi ini merupakan salah satu pendekatan utama dalam psikologi industri dan organisasi yang membantu organisasi melakukan perubahan struktural dan teknologi untuk mencapai tujuan yang lebih baik.

Seorang praktisi pengembangan organisasi adalah seorang profesional yang berspesialisasi dalam memfasilitasi dan mendorong perubahan dan pertumbuhan organisasi.

Keterampilan interpersonal mencakup berbagai kemampuan yang memungkinkan individu untuk berinteraksi, berkomunikasi, dan berkolaborasi secara efektif dengan orang lain dalam berbagai pengaturan profesional.

Perubahan transorganisasi telah muncul sebagai konsep yang menekankan upaya kolektif dan kolaborasi di berbagai organisasi untuk mendorong perubahan transformatif.

Dalam dunia kerja, perubahan berkelanjutan telah menjadi proses yang membentuk dinamika organisasi dan pengalaman karyawan. Ketika industri berkembang menjadi lebih kompetitif, organisasi harus beradaptasi untuk bertahan dan berkembang.

Dalam psikologi industri dan organisasi, minat terhadap perubahan transformasional/transformational change telah meningkat selama beberapa tahun terakhir.

Psikologi Industri dan Organisasi memberikan wawasan yang signifikan tentang motivasi dan perilaku karyawan dan dapat diterapkan di berbagai pengaturan tempat kerja, mulai dari rekrutmen dan seleksi hingga manajemen kinerja dan pengembangan kepemimpinan.