Oppenheimer: Kawinnya ilmuan dan Politik Kebangsaan

Oppenheimer: Kawinnya ilmuan dan Politik Kebangsaan

Sisipagi.com – Tulisan kali ini membedah filem Oppenheimer lalu melihatnya dari persepkrtif kawinnya ilmuan dan politik kebangsaan. Semoga peristiwa sejarah ini memberi satu perspektif baru bagi kita semua.

Filem Oppenheimer

Melihat filem Oppenheimer yang buming tahun ini rilis pada 2023 dengan durasi filem terbilang panjang. Memicu keliaran berpirkir saya selaku pengamat amatir di dunia politik baik geopolitik global gejolak konflik maupun peristiwa politik antar negara itu sendiri. 

Disutradarai oleh Christopher Nolan dan dibintangi oleh Cillian Murphy sebagai J. Robert Oppenheimer ini mampu mebius penonton dengan gaya dan karakter kuat Murphy memerankan Oppenheimer itu sendiri. Seorang ilmuan yang kuat dengan integritasnya dan menciptkan sebuah karya yang akhir dianggap sebuah “petaka”. 

Filem Oppenheimer dengan proyek besar pembuatan tenaga atom terbesar di Manhattan ini menyadarkan saya bahwa peristiwa politik tidak senaif bayangan dipikiran sempit saya bahwa semua keputusan untuk menyerang negara lain ternyata selalu melibatkan ilmuan atau mereka yang memiliki dampak pada keuntungan praktis sebuah negara maka ilmuan akan terintervensi demi kepentingan politik negaranya yang saya sebut politik kebangsaan. 

Politik kebangsaan ala Ilmuan Oppenheimer

Uraian ini tidak sesempit melihat ilmuan sebagai tokoh politik. Sejatinya saya hanya ingin memperkokoh pandangan bahwa ilmuan sangat dibutuhkan negara untuk menjalankan politik kebangsaan. Membela negara untuk kepentingan yang lebih besar bahkan untuk kepentingan sejarah yang dituliskan dalam catatan bangsanya atau bahkan sebagai catatan sejarah umat manusia itu sendiri. Belajar dari filem Oppenheimer

Tentang Openheimer sang ilmuan tulen dan belajar serta berdiskusi langsun pada maestro ilmuan besar hingga abad ini, siapa lagi kalo bukan Albert Einsten. Oppenheimer pun oleh sebagian ilmuan tertuduh sebagai politisi. 

Dari kerja ilmuan peristiwa ini jadi rentetan kerja politik hingga jadi catatan sejarah bagi umat manusia. Fakta kehancuran dua kota di Jepang kala itu memberikan kita banyak pelajaran dan catatan penting. Dari Openheimer kita dapat belajar bahwa pristiwa terbomnya Hirosima dan Nagasaki pada 1945 dan rentetan luluh lantahnya Jepang hingga 1949. Kemudian setelah itu negri Sakura ini bangkit lagi. 

Dampak Sejarah: Bom Atom, Kejatuhan Jepang, dan Kebangkitannya

Oppenheimer: Kawinnya ilmuan dan Politik Kebangsaan

Kemudian hari Jepang berhasil menciptakan pesawat terbang Mitsubishi A6M Zero. Inilah hal menjadi daya hentak bagi negara-negara lain. 

Kemudian pada Oktober 1946 Soichiro Honda didukung dan mendapat suntikan moril oleh kekaisaran Jepang berhasil memulai riset berharganya dengan mendirikan Honda Technical Research Institute di Hamamatsu. Dengan mendaur ulang generator Kecil usai peperangan dari militer Jepang inilah yang menjadi momentum di mana perusahaan otomotif ini mendua dan Sekarang kita bisa menyaksikan kejayaannya berpuluh tahun lamanya. 

Lagi dan lagi ilmuan akan selalu hadir untuk negaranya baik dalam memenangkan pertempuran seperti yang dilakukakn oleh Openheimer bagi Amerika dan sekutunya. Teruntuk Jepang yang terpuruk dalam kekalahan lahirlah ilmuan-ilmuan lain untuk sebuah kebangkitan salah satunya Soichiro Honda untuk membuktikan pada dunia Bahwa kekalahan bukanlah untuk keterpukurukan selamanya. 

Catatan Pahit Bom Atom: Kemanusiaan dan Penyesalan

Secara politik konflik dan pengeboman di dua kota di Jepang ini Dengan menggunakan pendekatan nulklir atau dikenal dengan bom atom. Sebuh mahakarya dari ilmuan mereka yang dipopulerkan belakangan dengan nama Openheimar tentu dibelakangnya ada ilmua besar Einsten walau beliau sendiri kedua ilmuan besar ini tidak menginginkan tindakan yang menelan banyak kormaban kemanusiaan ini. Serta banyak lagi ilmuan lainnya yang turut berperan. 

Dampak dari ini semua membuat Amerika menjadi negara yang Kuat dan menciptakan perang baru yang disebut perang dingin melalui senjata perekonomian dan perang dalam bentuk lain. Akhirnya perang semakin ragam adanya yang diciptkan oleh peradaban umat manusia modern hingga dewasa ini. 

Sebagai penutup uraian tulisan Filem Oppenheimer: Kawinnya Ilmuan dan Politik Kebangsaan ini memang adanya seabgai fakta bahwa ilmuan bisa dikawinkan dengan politik kebangsaan. Namun satu hal yang pasti nyawa manusia yang tidak berhasalah akibat perang adalah sebuah penyesalan atas nama kemanusiaan yang menjadi catatan pahit tersendiri. Atas matinya 129.00 jiwa kala luluh lantahnya Hirosima dan Nagaski, Einsten justru menyesali dirinya sendiri dan memberikan komentar yang termat duka. 

Kutipan Penyesalan Einstein (Guru Oppenheimer) Tentang Peristiwa Atom

Untuk kalian yang peduli dan menikmati tulisan ini lalu berkenan memberikan tip buat penulis, caranya? Silahkan klik laman berikut: tip dan jajan penulis , terimakasih:)